Featured Post

Sepak BolaSaya mengenal sepak bola sejak usia dini, bahkan sebelum masuk sekolah dasar. Ayah saya sendiri yang mengenalkannya pada saya. Ia satu-satunya orang yang pernah menjadi pelatih sepak bola saya. Selebihnya saya berlatih secara otodidak.

Bahwa ayah adalah mantan pemain sepak bola terbaik di desanya saya ketahui dari teman-temannya. Rupanya ayah ingin mewariskan kepada saya kepiawaiannya main sepak bola kepada saya, sehingga pada usia sekecil itu saya sudah dilatihnya untuk menendang bola dengan benar. Kami melakukannya pada sore hari di depan ruko kami.

“Kalau ingin menjadi pemain sepak bola yang baik, kedua kaki harus hidup,” tegurnya ketika melihat saya hanya menggunakan kaki kanan untuk menendang bola. Dan ia pun memperagakan di depan saya bagaimana caranya menendang bola, baik dengan kaki kanan maupun kaki kiri.

Latihan sepak bola yang diberikan ayah saya tidak sia-sia. Di sekolah dasar, saya termasuk pemain yang diandalkan untuk memperkuat team sepak bola sekolah ketika bertanding di tingkat kecamatan. Bahkan, ketika saya sudah duduk di bangku SMP, saya sering “diselundupkan” untuk turut memperkuat team sepak bola sekolah saya sebelumnya.

Meninggalkan sepak bola untuk selamanya

Saya sadar bahwa saya termasuk pemain sepak bola yang baik, oleh karena itu saya begitu percaya diri untuk ikut bergabung dalam latihan dengan orang-orang dewasa. Tetapi, keputusan saya untuk turut berlatih sepak bola dengan orang-orang dewasa tidak membuat saya semakin maju, malah sebaliknya membuat saya memutuskan untuk mengucapkan selamat tinggal pada sepak bola. Kenapa? Karena setiap kali membayangkan sakitnya lutut saya ketika berbenturan dengan lutut salah seorang pemain dewasa, saya merasa seperti berada di “neraka”.

Kejadian yang agak tragis di masa kecil itu membuat saya sering termenung. Seandainya saya tidak kapok, pasti ada cerita lain yang bisa saya catat dari kegemaran saya bermain sepak bola. Rasa percaya diri saya yang begitu besar pada awalnya ternyata begitu mudah rontok oleh pengalaman yang saya rasa menyakitkan.

Kaitan antara sepak bola dan bisnis online

Memang, tidak ada kaitan secara langsung antara sepak bola dan bisnis online yang kini sedang saya tekuni. Tapi, sepertinya ada pelajaran yang sama yang bisa saya petik dari kejadian-kejadian ketika menekuni bidang-bidang tersebut. Keduanya bisa menghadirkan rasa senang dan juga rasa sakit. Namun, seharusnya rasa sakit jangan sampai membiarkan kita jadi kapok. Karena kalau kapok, segalanya sudah berakhir.

Sejak menekuni bisnis online, saya sudah sering kali mengalami rasa sakit, baik karena akun Google AdSense saya dibekukan (lebih dari sekali) maupun karena berulang kali kena tipu. Namun saya tidak kapok, karena saya tidak mau riwayat saya di dunia bisnis online tamat begitu saja seperti kegemaran saya dalam bermain sepak bola.

Bisnis PropertiBisnis properti bagi sebagian orang bisa jadi merupakan bisnis terakhir. Maksudnya, bisnis yang akhirnya akan menjadi pilihan setelah menjalani berbagai jenis cara lain dalam menghasilkan uang. Kenapa? Karena bisnis properti telah terbukti paling andal dalam menghasilkan pasif income sehingga pelakunya bisa meraih kebebasan finansial lebih cepat.

Pertanyaan selanjutnya adalah: kenapa bisnis properti bisa demikian andal dalam menghasilkan uang? Karena bisnis properti adalah salah satu bisnis yang terbukti paling aman, tidak bisa dirampok oleh perampok yang tidak pernah ditangkap polisi. Tahu kan siapa perampok itu? Tak lain dan tak bukan adalah inflasi.

Bisnis properti tak pernah kalah bersaing dengan laju inflasi karena harga kavling tanah maupun rumah selalu melampaui kenaikan inflasi. Tentu saja sumber penyebab utamanya karena setiap orang ingin memiliki rumah (tempat tinggal).

Bisnis Properti Putu Putrayasa

Kita tahu, belakangan ini banyak pembicara publik yang akhirnya terjun ke bisnis properti. Beberapa di antaranya adalah: Bong Chandra, Tung Desem Waringin, Nathalia Sunaidi dan bahkan juga Putu Putrayasa.

Yang saya sebut terakhir tercatat memiliki paradigma yang berbeda dengan yang lainnya. Peraih penghargaan MURI untuk kategori pendiri perguruan tinggi termuda di usia 26 tahun ini punya cita-cita untuk mencetak 1 juta pengusaha dalam rangka mengurangi jumlah penduduk miskin di Indonesia. Untuk itu ia telah membuka KostHebat tempat menggembelng para calon pengusaha.

Cara lain yang telah ia lakukan adalah mengajak siapa saja untuk ikut menjadi investor dengan modal minim. Proyek ini sudah dimulai dan berjalan dengan baik, dengan menawarkan kesempatan kepada siapa saja untuk memiliki kavling tanah dengan harga murah di proyek Satelite City di Baturaja, Sumatera Selatan.

Proyek serupa kini mulai ia kembangkan di Jawa. Setelah Kavling Tanah Sedayu, Yogyakarta habis terjual, kini mulai dibuka Kavling Tanah Jonggol. Dengan hanya bermodalkan Rp 12,5 juta Anda sudah bisa memiliki kavling tanah (100m2) di Jonggol. Kavling ini bisa dicicil selama 40 bulan.

Kabar baiknya, Anda bisa ikut memasarkan kavling tanah tersebut dengan fee/komisi yang menggiurkan. Jadi, sambil beli kavling tanah Anda bisa melakukan bisnis dengan menjadi tenaga pemasaran. Untuk info selengkapnya silakan kunjungi www.investasitanah.com.

 

Ketika masih bekerja sebagai social worker pada Plan International di Bali, saya cukup sering mengikuti seminar dan lokakarya yang berbau bisnis, yakni bisnis berskala kecil. Kenapa berskala kecil? Karena tujuannya agar bisa memberikan pembinaan kepada klien kami yang memang berasal dari kelas kecil/bawah. Klien kami adalah keluarga-keluarga miskin di pedesaan (kebanyakan belum mengenal bisnis) yang [...]

Sore-sore,  pulang dari melakukan kegiatan bisnis kecil-kecilan, badan terasa sedikit agak kendor. Rupanya pikiran pun kena imbas, kehilangan greget kreativitas, tapi untungnya masih bisa berpikir positif. Daripada bengong terus saya pikir ada baiknya kalau saya baca buku. Maka refleks tangan saya meraih salah satu buku motivasi yang saya simpan di kolong meja. Buku yang sudah [...]

Blog bagi para pengguna internet bukanlah hal yang asing. Sebagai salah satu bentuk web, yang umumnya digunakan untuk mengekspresikan hal-hal yang bersifat personal, blog sekarang banyak digunakan untuk menghasilkan uang dari internet. Blog sangat disukai baik oleh pencari informasi di internet maupun oleh search engine karena blog bersifat dinamis, sering di-update lewat kontennya yang memuat [...]

Cara Cepat Hamil